SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Warga Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah patut berbesar hati. Pasalnya tuntutan mereka agar pembangunan jalan dilingkungannya segera dilanjutakan dipenuhi oleh PT. Sempala Teknologi Nasional Kudus, kontraktor pelaksana proyek pembangunan jalan provinsi. Kini, proses pengaspalan hotmic jalan telah dilaksanakan dan hampir selesai.
Sebelumnya, warga Tambakromo sempat menjadi korban polusi debu akibat tertundanya kelanjutan pembangunan jalan. Akibat polusi debu itu mereka sempat menuntut kompensasi. Tuntutan itu akhirnya dipenuhi kontraktor dengan memberikan kompensasi sebesar Rp. 15 juta untuk dibagikan kepada seluruh warga yang tinggal dipinggir jalan yang sedang dibangun.
Kondisi jalan yang sudah mulus sekarang ini disambut gembira oleh warga dan para pengguna jalan. Karena semenjak bulan puasa lalu hingga pasca lebaran sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. Ditambah lagi disepanjang tengah jalan ditanami pohon pisang dengan atribut tulisan tuntutan yang menghujat pihak kontraktor.
“Ya alhamdulillah sekarang kondisinya sudah mulus. Kita tidak perlu menyalahkan pihak manapun karena yang namanya pembangunan ada proses. Demikian pula, masyarakat sekitar juga tidak bisa disalahkan karena mereka yang merasakan langsung dampak polusinya akibta debu yang berterbangan,” kata Siti Rohmah, seorang guru di Kecamatan Cepu.
Dia mengaku selalu melalui jalan tersebut untuk koordinasi dengan Kantor UPTD Dindikpora. Kecamatan Cepu. (ali)