SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Sejumlah warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar aksi protes kepada operator Blok Tuban di Lapangan Sukowati, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ),  Minggu (1/9/2013).
Adapun tuntutan yang diminta diantaranya, perluasan jalan sampai ke well Pad B, tambahan tali asih sebesar Rp25 juta, sewa lahan warga, dan menyediakan lahan penghijauan.
“Permintaan ini sudah disepakati, dan disaksikan oleh sejumlah pihak. Mulai dari tokoh masyarakat sampai kepolisian,” ujar Kades Ngampel, Pudjianto.
Menurut dia, kesepakatan itu dilakukan disela kegiatan sosialisasi pada bulan Agustus lalu di Desa Ngampel.
“Tepatnya tanggal 3 Agustus bulan lalu dan ada perwakilan JOB P-PEJ,” imbuhnya.
Pudjianto menilai, sudah keharusan pihak JOB P-PEJ memenuhi tuntutan tersebut. Sebab, hal itu merupakan bagian dari bentuk kepedulian lingkungan bagi warga sekitar terdampak.
“Yang jelas banyak lingkungan yang tercemari disini tanpa harus saya sebutkan,” pungkasnya. (roz)