Malas Upacara Banyak Pelajar di Lamongan Mblegar

bolos

SuaraBanyuurip.com – Totok Martono

Lamongan – Mblegar atau tidak masuk sekolah saat jam pelajaran dan bolos sekolah setiap hari Senin, tampaknya, telah menjadi budaya bagi pelajar SMA/SMK di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kebiasaan ini dilakukan karena para siswa malas mengikuti upacara bendera.

Pantauan SuaraBanyuurip.com, Senin (2/8/2013), sejak pagi sekitar pukul 7.30 WIB beberapa tempat yang selama ini menjadi tempat faforit para pelajar diantaranya yaitu Pasar Agrobis Desa Plaosan Babat, jembatan baru babat dan pipa air petro. Selain itu banyak pelajar yang tampak kongkow dibeberapa warung kopi.

Bahkan, banyak dari pelajar yang tidak mengenakan baju seragam. Mereka sengaja menyimpan bajunya didalam tas agar bebas merokok.

“Malas mas kalau harus ikut upacara. Panas!,” ujar seorang pelajar yang memakai atribut SMK Muhammadiyah Babat.

Pelajar yang tidak mau menyebutkan jatidirinya itu mengaku, bisa sampai siang kumpul-kumpul ditempat tersebut. Jika jenuh mereka bisa pindah kelokasi lain. Mereka baru akan pulang kembali kerumah saat siang hari bersamaan waktu pulang sekolah.

Penjual es Tebu, Toha yang mengakal di jalan pipa air petro, mengaku, setiap hari Senin pagi hingga siang tempat tersebut selalu dipenuhi anak-anak yang mblegar dan bolos sekolah karena malas mengikuti upacara bendera.

“Setiap Senin tempat ini selau menjadi jujugan anak-anak yang mblegar sekolah. Alasannya karena malas mengikuti upacara bendera,” sergah Toha.

Sementara itu, Kasi Satpol PP Babat, Khasmin belum bisa dikonfirmasi terkait banyaknya pelajar sekolah yang mblegar. Ketika telepon genggamnya dihubungi sedang tidak aktif.(tok)

Baca Juga :   Rumah Dekat Pad B Sukowati Minta Dibeli Rp1,7 M

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *