SuaraBanyuurip.com – Winarto
Bojonegoro – Sejumlah kontraktor lokal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang dipandegani PT Gayam Asri Manunggal (GAM) akan melakukan sweeping pekerja didalam proyek Banyuurip Blok Cepu, Rabu (4/09/2013) besuk. Sweeping itu dilakukan karena disinyalir adanya permainan tak sehat dalam pekerjaan.
Selain ada indikasi pemalsuan ID Card, juga semakin banyaknya pekerja dari luar daerah. Sedangkan jumlah pekarja lokal semakin berkurang.
“Kami akan melakukan sweeping ke dalam proyek melewati segala penjuru. Kalau perlu akan kami jebol pagar,” ancam Direktur Utama PT. GAM, Sumber Purnomo dengan nada serius tanpa menyebutkan jumlah massa yang akan dikerahkan besuk.
Aksi ini kata Pak Ed- panggilan akrab Sumber Purnomo, untuk menunjukan kepada semua pihak agar aturan main di perusahaan ditegakkan. Â “Persaingan kalau sehat saya mendukung. Tapi kalau sudah merebut pekerja perusahaan lain dengan cara diiming-imingi uang ini yang harus kita berantas,” tegasnya.
Aksi ini akan didukung kontraktor lokal. “Hari ini aksi kita lakukan di perempatan Gayam. Kita akan dirikan tenda dan besuk akan menggelar sweeping di dalam proyek. Kita akan keluarkan pekerja dari luar,” ujar Pak Ed, menerangkan.
Pak Ed mengaku geram karena masyarakat lokal merasa diperlakukan dengan tidak adil. “Kita orang lokal disingkirkan dan korbannya adalah karyawan GAM. Indikasinya antara lain adanya pemalsuan ID card. Contohnya ID nya nama GAM tapi kerjanya di perusahaan lain,” imbuh dia, mengungkapkan.
Yang lebih membuatnya tersinggung yakni munculnya pekerja dari luar daerah namun pekerja lokal malah berkurang. (win)