SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 337 yang jatuh pada 20 Oktober 2013 mendatang bertepatan dengan tahun politik dan transisi Bojonegoro dari Rancangan Pembangunangan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  lama ke RPJMD baru.
Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, HJB tahun ini merupakan momentum menyatukan tekad mengokohkan keharmonisan antar sesama rakyat Bojonegoro, dengan alam dan dengan Tuhan, untuk sebuah tekad menjadikan Bojonegoro lumbung energi dan pangan negeri.
“Untuk itulah semua kegiatan hari jadi harus merefleksikan atau sejalan dengan tiga hal,” tandasnya.
Kang Yoto-sapaan akrab Bupati Suyoto, menyampaikan, tiga hal tersebut adalah agar kegiatan HJB yang dilaksanakan menjangkau semua wilayah Bojonegoro agar gema dan getarannya dirasakan di semua pelosok, melibatkan semua lapiran warga baik itu ekonomi, sosial politik, umur, gender, atau lainnya.
Menurut dia, untuk menunjukkan satu Bojonegoro, mengandung implementasi enam pilar pembangunan berkelanjutan yakni ekonomi, lingkungan hidup, modal sosial, kemandirian fiskal, good, clean and smart governance, dan kebelanjutan kepemimpinan transformatif.
“HJB tahun ini temanya kokohkan keharmonisan untuk tekad jadikan Bojonegoro lumbung energi dan pangan negeri,” tandas Kang Yoto.
Diharapkan dengan tema ini semua pihak turut mendukung dan mensukseskan serta merancang sosialisasi untuk menuju sukses.(rien)