Berharap Pagar Proyek Banyuurip Dibuka

Pintu Well Pad C

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemilik warung kopi dan penyedia makanan disekitar lokasi proyek Banyuurip berharap agar Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu maupun kontraktornya untuk membuka kembali pagar lokasi proyek. Sebab sejak ditutupnya lokasi proyek itu pemilik warung tak lagi bisa membuka usaha karena tidak ada pekerja yang keluar dari lokasi untuk membeli dagangannya.

Akibat penutupan jalan di lokasi we’ll pad C pemilik warung lebih memilih untuk menutup usahanya. Sebagian lagi pindah tempat ke sekitar lokasi proyek Kampung Tunnel di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Proyek ini masuk dalam paket pekerjaan proyek engineering, procurement and constructions (EPC) – 1 Banyuurip. 

Salah satu pemilik warung, Saroh, berharap, agar operator maupun perusahaan yang mengerjakan proyek Banyuurip membuka lagi pagar di lokasi we’ll pad C agar dia dapat berjualan kembali.

“Jika itu dibuka lagi saya tidak harus pindah dilokasi proyek kampung tunnel tersebut,” ungkap Saroh Kepada www.suarabanyuurip.com, Rabu (11/09/2013).

Baca Juga :   Kena Protes Ojek dan Becak, Bus Si Mas Ganteng Tuban Tak Lagi Menanti di Stasiun Bojonegoro

Dengan dibukanya lagi pagar lokasi, kata Saroh, yang sebelumnya jualan di sekitar we’ll pad C, setidaknya akan membuat pendapatan pemilik warung meningkat.

“Jika dibuka lagi saya akan pindah lagi kesana (we’ll pad C). Karena yang buka warkop di sekitar proyek kampung tunnel sudah banyak sekarang,” kata Saroh yang mangaku warga asal Gersik, Jatim dan membuka warkop disekitar lokasi Banyuurip sekira dua tahunan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan mengaku, tidak akan mungkin penutupan pagar yang sudah dilakukan itu dibuka lagi.

“Ya nggak mungkin lah, Mas dibuka lagi. Kalau dibuka, terus apa gunanya dibuat pagar,” jelas Budi Karyawan melalui pesan pendek, Rabu (11/09/2013) dengan nada tanya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *