Tripatra Dilema Rekrut Tenaga Kerja

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro- Kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, PT Tripatra Engineers & Constructions mengaku dilema dalam merekrut tenaga kerja. Hal ini dikarenakan tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai kebutuhan belum didapatkan untuk mengejar target pekerjaan.

“Kami rencananya akan menambah jumlah pekerja hingga 6000 orang,”jelas Community Affair and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan, Rabu (11/9/2013).

Dia mengatakan, saat ini jumlah tenaga kerja di EPC 1 mencapai 2700 orang. Namun kebutuhan seperti tenaga permesinan, tenaga tekhnik, dan tenaga profesional lainnya belum didapatkan mengingat banyaknya lulusan dari SMA maupun SMK di Bojonegoro sangat banyak.

“Bingung, mau merekrut tenaga luar kok banyak tenaga kerja yang tersedia di Bojonegoro,” tukasnya.

Pihaknya menyampaikan, pekerjaan di EPC 1 saat ini membutuhkan kecekatan, keahlian, terutama pengalaman bekerja di bidang migas. Jangan sampai pekerjaan tersebut dipegang oleh pekerja yang belum berpengalaman dibidangnya. Jika dipaksakan maka akibatnya bisa fatal.

Oleh sebab itu, lanjut Budi, sekarang ini pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransso) Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :   Tuding Pemerintah Biarkan Mata Pencaharian Rakyat Dirampas

“Kami minta database lulusan sarjana yang sesuai dengan kebutuhan di EPC 1. Tapi kendalanya meskipun banyak, belum ada satupun yang memiliki pengalaman kerja,” tuturnya.

Budi menambahkan, demi target waktu yang ditentukan dan terpaksa mengambil tenaga kerja dari luar, maka itu akan dilakukan tanpa mengesampingkan tenaga kerja dari dalam Bojonegoro.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *