Warga Sekitar Banyuurip Minta Dibangunkan Waduk

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar sumur Migas Banyuurip, Blok Cepu meminta operator Blok Ceu, Mobil Cepu Ltd (MCL) membangunkanm waduk untuk irigasi lahan pertanian. Mereka mempertimbangkan masih banyak lahan pertanian yang tak dibebaskan untuk proyek migas tersebut.  

Sementara itu MCL membutuhkan lahan seluas 600 hektar untuk membangun fasilitas industri Migas Banyuurip. Area tersebut dipakai untuk proyek  engineering procuremen and construktion (EPC)-1 dan 5 sumur Banyuurip. Lokasinya tersebar di wilayah Desa Gayam, Mojodelik, Bonorejo, Brabowan, Ngraho, dan Sudu, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur.

Warga Desa Gayam, Gunawan, mengatakan, harusnya bukan soal lahan, dan produksi saja yang menjadi perhatian MCL. Lebih dari itu musti dipikirkan adalah paska lahan warga yang telah dibebaskan. Sebab, masih banyak lahan sekitar proyek yang tidak terbebaskan,  dan tetap sebagai tumpuhan warga bertani untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

“Selama ini lahan pertanian merupakan bagian tak terpisahkan bagi kehidupan warga sekitar. Oleh karena itu MCL setidaknya bagaimana bisa ikut meningkatkan produksi pertanian yang ada,” kata Gunawan kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (11/09/2013).

Baca Juga :   Menteri ESDM Keluarkan Aturan Pemanfaatan Gas Suar

Meningkatkan produksi pertanian, ungkap Gunawan, petani tidak meminta bantu dalam satiap bulannya. Namun, setidaknya ada cara bijak yang dilakukan MCL. Diantaranya, membangunkan sebuah bendungan ringan untuk bisa dimanfaatkan petani untuk dibuat irigasi pertanian.

“Sungai yang saat ini dibangun jembatan untuk jalan peralihan disekitaar we’ll pad C bisa dibangun bendungan. Sehingga, nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahannya disaat musim kemarau. Dengan begitu, setidaknya bisa membantu untuk peningkatan produksi pertanian,” ungkap pria yang berdomisili di Dukuh Temlokorejo tersebut.

Senada dungkapkan warga Desa Gayam lain, Solikin. Menurutnya, dibangunnya bendungan sederhana untuk irigasi pertanian tidak hanya bisa meningkatkan produksi pertanian saja. Namun, dimungkinkan juga bisa mengurangi luberan air ke lahan pertanian warga saat musim penghujan.

“Saya harapkan MCL mau membangun bendungan sederhana untuk irigasi pertanian di wilayah we’ll pad C tersebut. Sehingga, hasil petani sekitar bisa meningkat,” sambun solikin menerangkan. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *