Tes Kesehatan Calon Security Sumur TBR

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Setelah menyelesaiakan tahapan sosialisasi di lapangan PT Tirta Patra Dinamika (TPD),  penyedia jasa keamanan (security) asal Blora, Jawa-Tengah tak lama lagi akan melakukan tes kesehatan kepada calon tenaga security. Mereka akan ditempatkan sebagai petugas pengamanan di sumur minyak Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dijadwalkan uji kesehatan pada, Selasa (18/9/2013) tersebut akan dilakukan di Balai Desa Kalisumber. Peserta tes termasuk mantan security yang direkrut MMP, yang telah habis kontraknya dengan PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu di sumur TBR.  

Diperoleh informasi, tes kesehatan merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang dilakukan PT TPD di balai desa Kalisumber, Rabu (11/9/2013) lalu. Hadir dalam acara itu adalah,

Muspika Tambakrejo, dan Muspika Purwosari, perangkat desa, Direktur Utama PT TPD, Dian, perwakilan dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Murseno, dan tokoh masyarakat sekitar TBR.

Warga Desa Kalisumber, Juari, mengatakan, dalam pertemuan sosialisasi dicapai kesepakatan 48 security yang sebelumnya direkrut MMP dilibatkan kembali dalam jasa keamanan di lokasi TBR. Akan tetapi mereka harus tetap mengikuti tes kesehatan.

Baca Juga :   Sosialisasikan Pemboran Sumur TBR-C

“Semuannya diterima, Mas. Hanya saja dengan ketentuan lulus uji kesehatan,” ungkap Juari kepada Suarabanyuurip.com melalui ponselnya, Jumat (13/09/2013).

Dia menjelaskan, tenaga security yang direkrut itu berasal dari enam desa yang berada di wilayah Kecamatan Tambakrejo, dan Kecamatan Purwosari. Yakni, Desa Purwosari, Gapluk dan Kuniran di Kecamatan Purwosari. Kemudian, Desa Kalisumber, Malingmati, dan Desa Tambakrejo di Kecamatan Tambakrejo.

Dikonfirmasi terpisah,  M. Aris Widaryanto, dari Humas Pertamina EP Asset 4 Field Cepu mengatakan, terkait dengan tahapan sebelum menjalankan aktifitas itu jelas perlu dilakukan. Agar, dalam pelaksanaannya nanti tidak mengecewakan.

“Soal teknis di lapangan seperti apa itu sudah menjadi kewenangan PT pemenang tender. Namun demikian Pertamina EP Asset 4 tetap akan memantaunya. Yang terpenting tidak menimbulkan gejolak warga sekitar TBR,” kata Aris  Widaryanto. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *