SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pemkab Tuban, Jawa Timur menyiapkan anggaran sebanyak Rp25 juta untuk melakukan dropping ke sejumlah desa di Kabupaten Tuban yang dilanda krisis air bersih.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono. Dia mengatakan, anggaran tersebut dipersiapkan khusus untuk melakukan dropping air bersih. Diperkirakan membutuhkan sekitar 45 tangki air dalam satu bulan.
“Kalau kekeringan ini tidak meluas. Diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih sampai masuk waktu penghujan,†jelas Joko, Sabtu (14/9/2013).
Selain itu, setelah melakukan pemetaan daerah kering di Tuban. BPBD menyatakan, kalau saat ini ada sekitar 10 kecamatan lain yang juga dinilai rawan kekeringan, dan kekurangan air bersih. Selain tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Semanding, Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Rengel yang saat ini sudah dilakukan dropping air bersih.
Kesepuluh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Parengan sebanyak 7 desa, Kecamatan Bangilan sebanyak 3 desa, Kecamatan Merakurak sebanyak 5 desa, Kecamatan Montong sebanyak 2 desa, Kecamatan Jatirogo sebanyak 16 desa, Kecamatan Kerek sebanyak 2 desa, Kecamatan Singgahan sebanyak 2 desa, Kecamatan Tambakboyo sebanyak 2 desa, Kecamatan Soko sebanyak 3 desa, dan terakhir adalah Kecamatan Palang sebanyak 3 desa.
“Itu hasil dari pemetaan kami kemarin. Semoga saja tidak sampai meluas,†tambah Joko. (edp)