HTI Bojonegoro Tolak Miss World

hti

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Ratusan massa dari Muslimah Hizbut Tahrir (HTI) Bojonegoro, Jawa Timur  menggelar aksi penolakan Miss World 2013 yang rencananya digelar di Bali pada 28 September nanti. Mereka turun ke jalan sambil membentangkan beberapa spanduk berisi penolakan dan kecaman, Sabtu (14/9/2013).

Spanduk diantaranya itu bertuliskan ”kontes miss world agen budaya kafir”, “miss world lecehkan ulama dan rendahkan umat islam”, “ajang miss world tundak kepada pengusaha cabul.”

Dari pantauan, aksi HTI Bojonegoro ini dimulai di Masjid Babusofa di Jalan Basuki Rahmad, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro kemudian melakukan longmarch. Terlihat, di barisan depan dua ekor kambing dengan bertuliskan Miss World, dijadikan symbol penolakan mereka.

Koordinator  aksi muslimah HTI Bojonegoro, Imam Abdul Aziz, dalam orasinya mengatakan, pihaknya menolak Miss World  karena ajang ini symbol eksploitasi perempuan dan merendahkan martabat perempuan.

“Ajang Miss World sesungguhnya adalah kontes bikini dalam rangka mencari perempuan yang paling seksi dan cantik untuk dieksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media. Jadi meskipun Miss World saat ini tidak ada sesi bikini, sesungguhnya itu hanya kedok. Tetap saja yang dinilai kecantikan tubuh, bukan yang lain,” tegasnya.

Ia menyatakan, jika indonesia membiarkan Miss World berlangsung sama saja negeri terbesar muslim ini turut melanggengkan penjualan tubuh perempuan.

“Karena itulah, saatnya masyarakat Indonesia menegakkan khilafah untuk melindungi kehormatan dan martabat perempuan dengan menolak ajang miss world,” tandas Abdul Aziz.(rien)

Baca Juga :   Dana Abadi Pendidikan Bojonegoro Gagal Dipasang di APBD 2026 ‎

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *