SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) masuk dalam andalan Pemkab Tuban untuk mendapatkan dana Bina Lingkungan. Diprediksi perolehan dana ini bakal bertambah di tahun 2014 karena banyaknya perusahaan beroperasi di Tuban.
“Salah satunya juga dari sektor Migas, Mas,†jawab Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Sulistiyadi, ditanya mengenai potensi eksploitasi sektor Migas untuk dana bina lingkungan, Rabu (18/9/2013).
Informasi yang dihimpun Suarabanyuurip.com, saat ini memang ada pengembangan beberapa sumur Migas di Tuban. Selain sumur yang ada di Blok Tuban, Operator Migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) juga sedang dalam proses melakukan eksplorasi Sumur Sumber di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban. Di samping rencana pengelolaan sumur Karang di Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
Selain itu, Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) Asset 4 Field Cepu, yang selama ini mengelola sejumlah sumur di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, juga tengah melakukan kegiatan di Sumur Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.
Terakhir, juga adanya rencana pengelolaan sumur tua yang ada di kawasan Tawun, Kecamatan Bangilan, serta sumur Gegunung yang ada di Kecamatan Singgahan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan cara menggandeng pihak ketiga.
Diketahui, pada tahun 2012 lalu penerimaan dana khusus bina lingkungan yang diperoleh Pemkab Tuban sebesar Rp168 miliar. Dana tersebut merupakan penyisihan sebesar 2 persen dari laba bersih perusahaan setelah dipotong pajak. (edp)