SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) menunggu pengajuan dari warga dalam pemberian bantuan air bersih.
“Kita tunggu permintaan dari warga melalui Kades untuk permintaan bantuan air bersih,†jawab Field Admint Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya terkait kesulitan air bersih yang dialami desa sekitar sumur Mudi, Blok Tuban, Kamis (19/9/2013).
Diketahui, beberapa desa yang ada di sekitar Blok Tuban kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Salah satunya adalah Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Menurut Hananto Aji, Pemberian bantuan air bersih bisa diwujudkan melalui pengeboran sumur. Dilakukan di tempat-tempat yang mungkin bisa ditemui sumber air sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga.
Meski begitu, permintaan bantuan pengadaan air bersih melalui program CSR ini tidak serta merta bisa diwujudkan. Selain atensi kepala desa, juga harus diketahui kecamatan setempat serta rekomendasi dari dinas yang terkait.
Setelah hal itu dipenuhi, perusahaan baru akan melakukan kajian. Untuk mengetahui tingkat kebutuhan dari masyarakat.
“Kalau misal tidak bisa direalisasikan tahun ini karena keterbatasan anggaran, kan bisa diberikan tahun depan,†tambah pria asal Kecamatan Jatirogo, Tuban, ini.
Terakhir Hananto membenarkan operator telah memberikan bantuan berupa pengeboran sumur di Desa Rahayu sejak kisaran tahun 2009 lalu. Ditanya apakah bantuan tersebut akan dilakukan di desa lain? Dia mengatakan, masih menunggu pengajuan dari warga.
“Tinggal pengajuannya bagaimana saja, Mas,†tandasnya. (edp)