SPBU di Lamongan Peduli Lingkungan

spbu

SuaraBanyuurip.com - Totok martono

Lamongan- Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, banyak memberikan kontribusi cukup besar bagi desa yang ditempati. Pemilik SPBU kerap membantu kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa sesuai proposal yang diajukan.

“SPBU  Memang tidak ada dana khusus untuk CSR mas, namun setiap ada pengajuan proposal dari desa bosnya (pemilik SPBU) selalu memberikan bantuan,” kata pengawas SPBU di Kecamatan Babat, Kenthus kepada suarabanyuurip.com, Senin (23/9/2013).

Dia menerangkan, kebanyakan proposal bantuan yang diajukan pemerintah desa untuk kegiatan peringatan hari besar nasional seperti peringatan HUT kemerdekaan RI,  dan kegiatan keagamaan.

“Tiga empat hari begitu proposal masuk, dana bantuan langsung diberikan. Walau tidak besar namun pihak SPBU selalu berpartisipasi,” ungkap Kentus.

Selain proposal dari pemerintahan desa juga banyak permintaan bantuan yang masuk dari luar desa. Namun tidak semua proposal dari pihak luar disetujui, disesuaikan dengan kepentingannya.

Pengakuan senada dilontarkan para operator dibeberapa SPBU di jalan raya Babat- Lamongan. Selain memberikan bantuan ke pemerintah desa, pihak SPBU juga memberikan bantuan ke muspika setempat.

Baca Juga :   Desak Revisi Struktural Forum CSR

“Bahkan ada jatah bensin  bulanan untuk muspika mas. Rata-rata 20 liter perbulan untuk masing-masing anggota Muspika,” jelas seorang operator yang keberatan namanya ditulis.

Kades Nguwok, Kecamatan Modo, Suwandi, menyatakan, keberadaan SPBU di wilayahnya telah banyak membantu kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa.

Bahkan dirinya mengaku, selama menjadi kedes dua periode mendapat jatah bensin gratis 15 liter perbulan dari SPBU.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *