SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kepala Desa (Kades) Kujung, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Mohammad Jali, mengaku, akan melaporkan temuan sumur yang mengeluarkan minyak mentah ke Pemkab Tuban, Senin (30/9/2013).
Menurutnya, hal ini akan dilakukan supaya penemuan ini bisa segera ditangani oleh instansi terkait. Terlabih terkait dengan harapan sumur ini mempunyai potensi untuk dikelola sebagai sumber Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang baru.
“Ya, kita akan laporkan temuan ini,†terang Mohammad Jali kepada SuaraBanyuurip.com di lokasi penemuan sumur minyak.
Dengan adanya laporan ini, dia berharap supaya ada penanganan dari instansi terkait. Supaya bisa segera diketahui apakah tempat tersebut layak untuk di eksplorasi maupun di eksploitasi.
“Supaya ada penanganan dari instansi terkait,†tambah Jali.
Dia menambahkan, kalau sebenarnya sudah berusaha melaporkan temuan ini ke Kecamatan Widang. Tapi hingga saat ini belum ada respon dari Camat Widang saat mencoba dihubungi melalui ponsel.
“Sudah saya coba telpon beberapa kali, tapi tidak diangkat,†tandasnya.
Diketahui, warga Desa Kujung digemparkan dengan keluarnya minyak mentah pada sumur irigasi pertanian yang dibuat oleh warga. Minyak mentah tersebut ke luar dari kedalaman 50 meter setelah proses penggalian yang dilakukan warga disekitar areal pertanian desa.
Cairan tersebut dipastikan minyak mentah. Karena selain warnanya yang hitam pekat, juga diketahui dari bau khas minyak mentah. Selain itu, cairan ini juga bisa dibakar dan mengeluarkan asap berwarna hitam. (edp)