DPRD Dukung Rencana Bupati Anna Ubah Nama Pipa Gas Gresem

sekretaris komisi B Lasuri

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Rencana Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah mengubah nama pipa Gas Gresik- Semarang (Gresem) menjadi Gresik-Bojonegoro atau Bojonegoro – Semarang, mendapat dukung DPRD setempat.

Alasan DPRD, dengan perubahan nama itu Bojonegoro akan semakin dikenal masyarakat luas.

“Bagus itu, karena dengan diselipkan nama Bojonegoro pada proyek nasional akan memberikan nilai tambah tersendiri,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, kepada suarabayuurip.com, Jumat (14/12/2018).

Menurut politisi asal Partai Amanah Nasional (PAN) ini, tidak hanya nama pipa gas Gresem yang diganti, tetapi blok minyak dan gas seperti Blok Cepu dan Blok Tuban.

Sekalipun secara aturan dan birokrasinya panjang, namun jika memang benar-benar diperjuangkan dan Pemkab Bojonegoro serius mengubahnya, maka bukan hal yang mustahil blok-blok migas menggunakan nama Bojonegoro. 

“Mulut sumurnya itu kan di Bojonegoro, ya harusnya pakai nama Bojonegoro juga,” lanjutnya. 

Pihaknya berpendapat, jika memang ada niat untuk mengubahnya, maka Pemkab mulai sekarang harus menyiapkan apa saja yang perlu diproses agar nama Bojonegoro bisa menggantikan nama pipanisasi Gresem.

Baca Juga :   PEPC Diminta Klarifikasi Rekrutmen Security J-TB

“Bisa jadi, dua atau tiga tahun kedepan bisa teruwjud,” tandasnya. 

Sebelumnya, Bupati Anna Muawanah, meminta kepada Pertamina Gas (Pertagas) untuk mengganti nama pipanisasi Gresem menjadi Gresik-Bojonegoro atau Bojonegoro-Semarang. 

Dalil Bupati Anna, akan mendukung popularitas daerah dengan adanya industri ikutan lainnya.

 “Apalagi gas yang dialirkan di pipa Gresem itu nantinya dari Bojonegoro, yakni Jambaran-Tiung Biru,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *