SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Dibangunnya jalan peralihan Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupeten Bojonegoro, Jawa-Timur oleh Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu telah memberikan manfaat bagi warga setempat. Karena warga dapat dengan mudah menuju ke sawah sebagai lahan pertaniannya tanpa harus melewati jalan sementara yang dialihkan di proyek kampung tunnel yang masuk wilayah proyek Engineering Procurement and Construktion (EPC)-1, Banyuurip.
Dalam pengerjaannya, MCL menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LSM LIMA 2B), sebagai pendamping program. Sedangkan semua tenaga kerja yang dilibatkan dalam pembangunan jalan peralihan ini dari warga Desa Bonorejo.
Seorang warga Bonorejo, Sunar, mengatakan, dibangunnya jalan peralihan warga ini sangat bermanfaat dan membantu petani karena mereka dengan mudah menuju ke sawah.
“Alhamdulillah jalan peralihan cepat dibangun. Sehingga warga tidak harus memutar melalui jalan sementara melewati proyek,” kata Sunar kepada www.suarabanyuurip.com ditemui saat mengabil rumput disekitar proyek kampung tunnel, Selasa (01/10/2013).
Pria yang berdomisili di Rukun Tetangga (RT) 05 itu mengharapkan, tak hanya jalannya saja yang dibangun. Namun, saluran air dikanan-kiri jalan dan gorong-gorong juga dibangun. Agar aliran air tatkala musim hujan bisa mengalir dengan lancar.
“Saluran airnya juga harus diberi, Mas. Sehingga, saat musim hujan tidak mambek yang akibatnya merusah tanaman pertanian,” imbuh dia.
Senada juga dikatakan warga lainnya, Mirah. Dia mengucapkan terimakasih atas pembangunan jalan peralihan warga menuju ke sawah tersebut. Karena petani juga dapat dengan mudah mengangkut hasil panennya.
Sekedar diketahui, jalan peralihan yang dibangun sepanjang 648 meter dengan lebar 3 meter, serta panjang pagar 278 meter dan tinggi 1,55 meter. Jalan itu merupakan jalan pengganti menuju sawah warga setempat yang terkena proyek EPC-1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu.(sam)