Warga Tagih CSR JOB PPEJ Tahun 2013

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Tiga desa di wilayah ring 1 lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban kini mempertanyakan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2013 dari operator blok tersebut, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

Desa tersebut masing-masing; Desa Sambiroto, dan Desa Ngampel keduanya di Kecamatan Kapas, dan Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Di tiga desa ini  program CSR tahun 2012 telah rampung. Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari kegiatannya juga telah selesai diberikan, namun sampai kini belum ada tindak lanjut dari JOB PPEJ.

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, mengatakan, program CSR pada tahun 2012 lalu sudah diselesaikan, dan telah menyelesaikan SPJ dari kegiatan tersebut. Namun, hingga kini belum juga mendapatkan tindak lanjut dari JOB PPEJ untuk membahas program tahun 2013.

“Padahal semuanya sudah diselesaikan oleh Komite Desa,” tegas Edi Sampurno kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia menambahkan, Pemerintah Desa belum mengetahui berapa nilai CSR yang akan diberikan kepada Desa Campurejo. Sampai memasuki bulan Oktober 2013 ini belum ada sosialisasi untuk program desa seperti tahun sebelumnya dari operator.

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Serah Terimakan Program Air Bersih di Baureno

“Kami juga tidak diberitahu apa-apa, dan bagaimana program CSR tahun ini,” tandasnya.

Hal serupa dikatakan oleh Ketua BPD Desa Sambiroto, Sujono. Menurutnya, semua kegiatan yang berasal dari program CSR untuk desa telah diselesaikan.  Baik itu infrastruktur maupun rehabilitasi bangunan. Namun demikian sampai mendekati akhir tahun 2013 belum ada kabar sama sekali dari pihak operator, untuk kelanjutan program tersebut.

“Malah dari orang JOB PPEJ bilang kalau dua desa yaitu Campurejo dan Ngampel ada yang belum selesai, tapi entah apanya yang belum selesai saya juga kurang jelas,”ungkapnya.

Warga berharap program CSR untuk tahun 2013 segera terealisasikan terlebih memasuki musim kemarau ini. Selain membangun pagar SD Sambiroto juga akan membuat tandon air dengan ukuran besar, dan jumlah yang banyak agar saat masyarakat tidak kekeringan seperti sekarang ini.

“Kalau bisa buat tandon, nanti musim penghujan kita tandon airnya,” tukasnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Campurejo, Pujiono. Dia katakan, SPJ untuk program CSR 2012 sudah diselesaikan. Bahkan program untuk CSR tahun 2013 sudah direncanakan dengan baik beserta proposalnya.

Baca Juga :   CSR Tak Sekadar Pembuka Kran Komunikasi

“Belum tahu nanti dapat berapa, apakah lebih dari Rp600 juta atau malah berkurang, belum ada pemberitahuan,”pungkasnya.

Terpisah Field Manager JOB P-PEJ, Junizar, mengungkapkan, untuk CSR tahun 2013 pihaknya tetap berkomitmen dan selalu berkoordinasi dengan SKK Migas Jabamanusa, dan Pemerintah Daerah.

“Rata-rata desa mendapatkan Rp400 juta sampai Rp700 juta,” tukasnya.

Dia mengatakan, jumlah CSR belum diketahui secara pasti karena tergantung dari produksi. Dana CSR diantaranya dari keuntungan dari perusahaan. “Yang tahun 2012 kami minta laporan dari masing-masing desa, tapi belum semuanya masuk jadi masih dalam proses,” katanya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *