Ratusan Pembalak Jarah Hutan Parengan

kayu

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Penjarahan hutan yang terjadi di petak 8 RPH Guwoterus, BKPH Mulyoagung, KPH Parengan, Jawa Timur pada Rabu (3/10/2013), sekira pukul  17.00 WIB, dilakukan lebih kurang 200 orang. Pembalakan liar secara terang-terangan itu diduga dipimpin oleh PS.

Selama ini, PS disinyalir kuat sebagai otak pembalakan hutan di sejumlah wilayah seperti KPH Jatirogo. Namun, sampai saat ini petugas kepolisian belum berhasil membekuknya.

Adm Perhutani KPH Parengan, Daniel BC, menyampaikan, para pelaku awalnya menyandera empat orang petugas yang sedang berjaga di pos dan kemudian menjarah 16 batang pohon jati berusia lebih dari 50 tahun.

Kemudian sejumlah pembalak berdatangan ke lokasi. Aksi itu diketahui petugas perhutani lainnya dan melaporkan ke polisi terdekat. Mendapat laporan itu dua orang anggota Polri langsung merapat ke tempat kejadian perkara (TKP).

Namun karena jumlah pembalak lebih banyak, petugas tidak mampu mencegah aksi brutal tersebut. Apalagi mengingat keselamatan empat petugas perhutani yang disandera.

“Akibatnya para pelaku berhasil menebang serta membawa hasil jarahannya hanya dalam waktu 30 menit,” kata Daniel melalui siaran perssnya kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (4/9/2013).

Menurut Daniel, petugas perhutani sebenarnya sempat minta bantuan ke Polsek dan Koramil setempat. Namun karena jaraknya dengan lokasi pembalakan cukup jauh, kedatangan petugas terlambat.

Petugas baru datang ke lokasi setelah pelaku melarikan diri dan kemudian mengamankan TKP. Di lokasi polisi hanya berhasil mengamankan 6 m3 kayu sisa pencurian senilai Rp17 juta. Akibat pembalakan massal itu negara mengalami kerugian senilai  kurang lebih Rp 39 juta.(rien)

Baca Juga :   Terima Kompensasi Portal Parkiran Dibuka

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *