Ahli Waris Ancam Bakar Alat Berat

demo pipa tuban

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Penghadangan pekerjaan pipanisasi Blok Cepu di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur oleh ahli waris Mangil, Selasa (8/10/2013), makin memanas. Pasalnya sejumlah perwakilan PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT), pelaksana proyek engineering, procurement and cosntruction (EPC) – 2 Banyuurip dan land team Mobil Cepu Limited (MCL) datang kelokasi dan meminta ijin untuk melakukan pembersihan lahan yang menjadi sengketa.

“Kami minta ijin pak, untuk melakukan pembersihan lahan saja ditempat itu,” kata salah satu petugas Land Team MCL yang diketahui bernama Dwi Setyobudi, kepada keluarga ahli waris yang melakukan penjagaan.

Tapi permintaan tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh para ahli waris. Mereka tetap bersikukuh lahan tersebut tidak boleh dimasuki alat berat dengan alasan apapun.

“Kita tetap tidak boleh, meski hanya dibersihkan saja sebelum permasalahan selesai,” kata seorang ahli waris Mangil, Kartaji (43).

Ahli waris tetap bersikeras mempertahankan lahan tersebut sebelum MCL mau menemui ahli waris dan membicarakan kembali mekanisme jual beli ditempat tersebut. Bahkan ahli waris mengancam akan melakukan pembakaran alat berat apabila tetap memaksakan memasukkan alat berat ke lokasi tanah mereka.

Baca Juga :   Kode Status Kepemilikan SPBU

“Jangan salahkan kami kalau sampai melakukan itu. Karena tanah itu masih sah milik kami,” tegas dia.

Sementara itu, puluhan petugas Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) bersenjatakan lengkap terlihat bersiaga dilokasi. Mereka tersebar dibeberapa titik lokasi untuk melakukan pengamanan ditempat tersebut.

Kondisi ini semakin membuat beberapa warga yang ada ditempat tersebut berpikir kalau MCL tetap akan memaksakan pemasangan pipa di tanah tersebut pada hari ini. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *