2.000 Hektar Lahan Bero Segera Dihijaukan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Lahan hutan seluas 2.000 hektar di wilayah KPH Perhutani Bojonegoro saat ini dalam kondisi lahan tidur dan gundul. Gersangnya lahan akibat dari penebangan liar, maupun sebab lain tersebut, akan segera dihijaukan kembali oleh Perhutani.

Hamparan lahan yang dibiarkan bero (tidur) tersebut berada di berbagai wilayah BKPH. Yakni, di BKPH Dander, Temayang, Bubulan, Clebung, Gondang, Ngasem, Brabuhan, dan BKPH Sekidang.

Administratur Perum Perhutani KPH Bojonegoro, Anggar Widyatmoko, mengatakan, puluhan juta bibit jati, dan non jati telah disiapkan untuk menghijaukan lahan yang selama ini dibiarkan bero.

“Diharapkan pada tahun 2014 mendatang semua lahan tersebut akan menjadi hijau kembali,” kata Anggar.

Dia mengatakan, untuk menghijaukan lahan yang selama ini masih kosong tersebut harus ada tekad kuat dari semua elemen masyarakat. Warga diharapkan dnegan sangat untuk membantu memeliharanya jika sudah ditanami. Selama ini Perhutani sudah mengeluarkan dana ratusan juta rupiah agar lahan tersebut bisa hidup kembali.

“Selama ini masih banyak kerusakan hutan yang diakibatkan oleh ulah nakal para pencuri kayu jati,” tandasnya.

Baca Juga :   Presiden Prabowo Bangun Jembatan Beton Napis, Penghubung Bojonegoro-Ngawi

Untuk itu Perhutani terus menjalin kerjasama dengan warga pinggiran hutan. Bentuknya  dengan cara memberi insensif kepada kelompok tani hutan, memberikan dana sharing dari kayu yang telah ditebang Perhutani. Petani pinggiran hutan juga diperbolehkan menggarap lahan Perhutani, dengan syarat ikut menjaga keamanan hutan yang selama ini menjadi tanggung jawabnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *