SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Meningkatnya aktifitas proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu yang dioperatori Mobil Cepu Limited (MCL) dimanfatkan oleh sebagian pemuda Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur untuk mengais rejeki. Salah satunya adalah membuka jasa parkir sepeda motor milik tenaga kerja yang sedang beraktifitas di proyek.
Warga Dukuh Puduk, Desa Bonorejo, Sutrisno, mengungkapkan, mendirikan tempat parkir bagi tenaga kerja ini sebagai bentuk upaya untuk menciptakan peluang kerja bagi warga. Meskipun penghasilan yang diperoleh tak bisa ditentukan.
“Selain mendapatkan rejeki, paling tidak juga memberikan keamanan, kenyamanan dan ketertiban. Agar kendaraan tidak parkir disembarangan tempat di sekitar lokasi proyek,” kata Sutrisno kepada suarabanyuurip.com saat mendirikan tempat parkir disebalah timur lokasi proyek Kampung Tunnel, Kamis (10/10/2013).
Senada diungkapkan, Judi, warga lainnya. Dia mengatakan, para pekerja yang memakirkan sepeda motor miliknya biasa sampai sore hari selesai mereka bekerja. Setiap harinya jumlah pekerja proyek yang memarkirkan kendaraannya antara 70 sampai 80 unit. Mayoritas mereka adalah tenaga kerja proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip.
“Saya tidak menarget ongkos parkir, Mas. Ada yang ngasi Rp2000 ada juga yang ngasi Rp 3000. Bahkan juga ada yang tidak memberikan sama sekali,” sambung Judi.
Tempat parkir itu dijaga tiga orang selama 12 jam. Yakni mulai pagi hingga sore hari.
“Malamnya tidak, Mas. Hanya mulai pagi sekitar jam 06.00 WIB sampai jam 19.00 WIB saja,” imbuhnya.(sam)