Pemdes Ngampel Tawarkan Lahan untuk Pad D

peta PAD D

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Wacana pengembangan Pad D Lapangan Sukowati, Blok Tuban disikapi dengan cepat oleh Pemerintahan Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satunya adalah menyiapkan lahan untuk pengembangan lapangan migas yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

“Daripada pengembangan Pad D lama tidak segera direalisasikan, kami menawarkan lahan untuk digunakan proyek tersebut,” tegas Kepala Desa Ngampel, Pujiono kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (10/10/2013)

Lokasi lahan yang disiapkan Pemdes Ngampel untuk Pad D berada di Dukuh Plelen tepatnya di RT 07. Bahkan pemdes juga sudah melakukan pemetaan lahan. Luasnya kurang lebih 5 hektar(Ha) yang lokasinya jauh dari pemukiman warga.

“Kalau mereka menggunakan lahan tersebut, otomatis Pemdes Ngampel akan mendapatkan jatah Corporate Sosial Responbility (CSR),” tandas Pujiono.

Salah satu CSR yang harapkan adalah pembangunan klinik kesehatan  dengan tenaga medis profesional yang sudah di sediakan dari JOB-PPEJ.

Namun, keinginan Pemdes Ngamel untuk menyiapkan lahan pengembangan Pad D Sukowati, sepertinya sulit terealisasi. Sebab ketika dikonfirmasi, Field Manager JOB P-PEJ , Junizar, menyampaikan,  pembebasan lahan baik Pad C dan Pad D di sesuaikan dengan Undang-Undang No.2/2012 tentang pengadaan lahan untuk kepentingan umum. Dimana dalam regulasi itu terdapat klausul jika JOB P-PEJ selaku kontraktor kontrak kerja sama (K3S) tidak dapat melakukannya.

Baca Juga :   SKK Migas Gelar Workshop Media

“Dalam hal ini  BPN yang akan menjadi tim dibentuk oleh Gubernur. Jadi usulan Kepala Desa Ngampel bukanlah kapasitas kami dalam menentukannya,” sambung Junizar. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *