SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Perayaan Idul Adha 1434 H menjadi berkah tersendiri bagi peternak di sekitar lokasi Sumur Gas Jambaran, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sepekan menjelang Idul Adha, peternak di ring 1 lapangan gas yang dioperatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) itu kebanjiran pembeli.
Dia adalah Santoso, peternak Domba Molang. Usaha yang dirintisnya beberapa tahun lalu mulai memberikan hasil. Ratusan domba miliknya laku terjual sepekan menjelang Idul Adha yang jatuh pada Rabu (15/10/2013) besuk.
“Terjual 100 ekor jenis domba molang lokal,” kata dia saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com Senin (14/10/2013).
Ratusan domba milik Santoso itu dijual di pasar terdekat dan rekan-rekanya dari Kota Bojonegoro yang berminat. Harganya disuaikan harga momen idul adha, yakni antara Rp1 juta hingga Rp2 juta.
Meski begitu, Santoso mengaku, belum dapat menyebutkan keuntungan yang diperolehnya dari usaha beternak domba molang. Karena untuk persediaan dirinya sendiri baru bisa ditentukan besok.
“Alhamdulilah mas, untuk pribadi jelas ada tapi jumlahnya besok pagi baru tahu,” ujarnya menambahkan.
Santoso mengaku untuk hari ini, dari 250 ekor lebih domba yang sebelumnya telah diternak hanya tersisa beberapa ekor saja.
“Dikandang hanya tinggal belasan saja, itupun masih kecil-kecil,” ujar salah satu tokoh masyarakat disekitar lokasi Gas Cepu itu.
Lokasi kandang domba Santoso tak jauh dari Sumur Jambaran. Sejak dulu Santoso selalu menanamkan semangat beternak. Selain demi tujuan memperkuat ekonomi yang mandiri, juga untuk mencukupi kebutuhan daging yang terus bertambah tiap tahunnya.
“Rencananya saya akan tambah dua kandang lagi mas, tapi menunggu dua bulan kedepan setelah harga domba kembali stabil,” tutur bapak tiga anak ini. (roz)