Swalayan Ratu Keraton Ludes Terbakar

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Bojonegoro- Swalayan Ratu Keraton di Jalan Raya Babat-Jombang (Km 1 Babat) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ludes terbakar, Selasa (15/10/2013), sekira pukul 1.30 dini hari. Diduga penyebab kebakaran swalayan yang baru dibuka sekira 6 bulan lalu itu akibat korsleting listrik.

Menurut salah seorang security Swalayan Keraton, Muhaimin, saat kebakaran terjadi dirinya sedang tugas jaga. Kebakaran tersebut bermula dari korsleting disalah satu game fantasia yang berada disisi tengah swalayan.

“Entah bagaimana asalnya tiba-tiba dari salah satu game fantasia keluar percikan api dan menjalar cepat kebarang-barang lainnya,” kata Muhaimin kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (15/10/2013).

Enam orang security yang malam itu sedang tugas jaga tidak bisa berbuat banyak untuk memadamkan kobaran api. Apalagi di swalayan yang masuk wilayah Desa Gajah, Kecamatan Boureno, Kabupaten Bojonegoro tersebut, tidak terdapat tabung alat pemadam kebakaran.

Diantara kepanikan tersebut security kemudian menelepon Pemadam Kebakaran (PMK) dari Lamongan dan Kecamatan Boureno.

Sementara kobaran api dari ruangan tengah tidak bisa dicegah dan terus menjalar hingga keruangan depan yang berisi etalase pakaian, tas, perkakas rumah tangga dan sebagainya.

Baca Juga :   Gagalkan Pengiriman 5000 liter Solar Ilegal

Tiga mobil PMK dari Lamongan dan dua mobil PMK dari Baureno baru tiba dilokasi kejadian sekira pukul 2.30. Namun api sudah meluluhlantakkan barang-barang di ruangan tengah dan depan Swalayan Keraton.  Lima mobil PMK baru bisa memadamkan kebakaran sekitar satu jam kemudian.

Sejak pagi sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Boureno dan tim identifikasi dari Polres Lamongan berjaga di lokasi kejadian. Dihalaman luar swalayan juga dipasang garis police line.

“Petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik game fantasia, “ kata anggota identifikasi, Pratama.

Ditanya apakah tidak ada unsur sabotase, Pratama tidak berani memastikan.  Alasannya, proses identifikasi masih dilakukan.

Akibat kebakaran tersebut kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara jalan raya Jombang-Babat seharian menjadi macet karena banyaknya warga yang menonton di sepanjang jalan raya bekas kebakaran Swalayan Keraton. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *