SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Jenazah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, HM Thalhah dimakamkan di kampung halamannya, Desa Kemiri, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (20/10/2013) sekira pukul 10.30 WIB. Ratusan pelayat mengantarkan jenazah almarhum ke tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
Berpulangnya Ketua DPD Partai Golkar kerahmatullah tersebut membuat sanak saudara, kolega, pejabat dan politisi di Bojonegoro berduka. Termasuk Bupati Bojonegoro, Suyoto dan Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono datang kerumah duka untuk ikut berbela sungkawa.
Menurut pengakuan sejumlah kerabatnya, almarhum meninggal dunia akibat penyakit komplikasi. Almarhum sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo. Namun hanya bebarapa hari kemudian mantan Rektor Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu di rujuk ke rumah sakit di Surabaya dan meninggal pada Sabtu, (19/10/2013), sekira pukul 21.15 WIB.
“Saya kaget banget mendengar pak Talhah meninggal. Semoga amal dan ibadahnya semasa hidup diterima oleh Allah SWT, Mas,” ungkap Jarnoto, salah satu kerabat almarhum kepada suarabanyuurip.com seusai taziah dari rumah duka.
Tampak hadir ikut melayat Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Mundzar Fahman, dan sejumlah Forum Pimpinan Daerah (Forpinda), perwakilan organisasi mahasiswa, operator sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu Mobil Cepu Limited (MCL).
“Selain pejabat Pemkab, datang di rumah duka juga dari MCL dan kontraktornya. Yakni, Socioeconomi MCL, Agus Qimulyato dan Socioeconomi SPV EPC-1 Banyuurip Project, PT Tripatra, Edi Purwanto untuk mengucapkan bela sungkawa,” ujar Jarnoto, menerangkan.
Hingga saat ini para pelayat terus berdatangan dari berbagai desa maupun daerah ke rumah duka. Sehingga pihak keluarga harus mendirikan tenda-tenda disekeliling rumah duka untuk mengantisipasi membludaknya pelayat.(sam)