SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Aksi nekad dilakukan tiga anak dibawah umur saat mengendarai motor. Mereka berboncengan tiga menerobos Jalur Pantura yang penuh kendaraan besar, tepatnya di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kabupaten Tuban,  Jawa Timur tanpa memakai pengaman sedikitpun, Selasa (22/10/2013).
Informasi yang didapat, ketiga anak tersebut masing-masing De (10), We (10), dan Ar (10). Kesemuanya berasal dari Kelurahan Latsari, Kecamatan Kota, Tuban. Ketiganya masih duduk dibangku kelas 5 salah satu SD yang ada di Kabupaten Tuban.
Ketiga anak ini, diketahui mengendarai motor Mio dengan nopol S 2912 EW. Mereka mengendarai motor dengan cara berboncengan tiga, tanpa ada yang mnenggunakan helm, serta melintas di jalur Pantura.
Aksi ketiga bocah bandel ini baru berhenti setelah Kanit Tur Rajawali Polres Tuban, IPTU Musa Bahtiar, mengejar dan memberhentikan laju kandaraan mereka.
Dihadapan petugas, bocah ini mengaku akan bepergian kerumah salah satu temannya. Sebelumnya, mereka mengaku melewati beberapa jalan pintas untuk menghindar dari pengawasan petugas lalu lintas.
“Mereka masih dibawah umur dan melintas di jalan raya tanpa pengaman sedikitpun, ini kan berbahaya,” kata Musa, kepada SuaraBanyuurip.com saat mengintrogasi.
Musa menegaskan, tetap akan memberikan surat tilang kepada tiga bocah tersebut. Meski dengan cara yang berbeda, yaitu dengan mengantarkan mereka pulang dan menuliskan surat tilang dihadapan orang tua.
“Dengan cara mengantarkan mereka pulang kerumah, kita hanya ingin supaya orang tua lebih meningkatkan pengawasan-pengawasan kepada anak mereka. Karena ini tanggung jawab bersama untuk sama-sama mendidik generasi penerus,” jelas Musa.
Sementara De (10), salah seorang anak yang memiliki motor mengatakan, kalau dia pergi tanpa sepengetahuan orang tua. Dia juga mengaku sempat lewat jalan lingkungan supaya tidak ketahuan petugas kepolisian.
“Saya tidak bilang orang tua. Katanya setelah ini mau diantar bapak polisi untuk pulang dan memberitahu bapak,” ujarnya polos.(edp)