SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Gara-gara rebutan warisan mertua, dua menantu yang berada di Desa Pakel, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tega berduel hingga mengakibatkan salah satu dari mereka tersungkur tak berdaya, Rabu (23/10/2013).
Informasi yang didapat, kedua menantu itu rebutan tanah warisan Marmi (75), mertuanya. Mereka adalah Suto (65), dan Pamuji (56). Duel itu bermuka ketika Suto mendatangi rumah iparnya, Pamuji. Kedatangan Suto untuk menanyakan anak dari Pamuji, yang merupakan cucu dari Mbah Marmi yang mendapatkan warisan.
“Dia menanyakan kenapa anaknya (anak Suto), yang juga cucu mbah Marmi tidak mendapatkan warisan juga,†kata Kapolsek Montong, AKP Suparan, kepada sejumlah wartawan.
Diari sinilah cekcok bermula. Kedua ipar ini kemudian terlibat perdebatan sengit. Terlebih ketika itu Suto meminta tanah yang saat ini digunakan keluarga Pamuji. Sehingga semakin memicu kesalah pahaman antar anggota keluarga ini.
Karena tersinggung, Pamuji yang saat itu akan berangkat ke sawah dan membawa sebilah bendo (celurit)menjadi kalap. Kemudian memukulkan bendonya sehingga mengenai kepala Suto hingga jatuh tersungkur. Beruntung senjata yang disabetkan Pamuji ke arah Suto pertama kali adalah bagian yang tumpul sehingga luka berat bisa dihindari.
Beberapa anggota keluarga lainnya dan tetangga yang melihat kejadian itu segera melerai percekcokan mereka. Kemudian membawa Suto, yang mengalami luka parah ke Puskesmas setempat.
“Tamuji terancam pasal 351 KUHP karena tindakannya melakukan penganiayaan,†tandas Suparan.(edp)