Jelang Puasa, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Meski bulan puasa ramadan masih sekitar tiga pekan lagi, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terus merangkak naik.

Naiknya harga sejumlah komoditi kebutuhan pokok itu dikeluhkan para ibu rumah tangga. Meraka harus menekan sehemat mungkin uang belanja.

“Pusing mas belanja di pasar. Hampir semua bahan pokok naik, terutama harga bumbu-bumbu dapur,“ keluh warga Menongo, Kecamatan Sukodadi Lastri saat berbelanja dipasar Sukodadi, Jum’at (6/6/2014).

Agar uang belanjanya mencukupi, Lastri terpaksa harus mensiasati dengan cara berbelanja separuh barang yang dibutuhkan.

Keluhan lainnya dilontarkan ibu rumah tangga lainnya di Desa Gumantuk, Kecamatan Maduran. Saat pergi berbelanja ke pasar Sekaran mengaku uangnya tidak mencukupi karena harga-harga barang naik hingga 10-20 persen.

“Beberapa barang akhirnya tidak terbeli mas, karena uangnya tidak mencukupi,“ ujar wanita berkerudung ini.

Dari pantauan suarabanyuurip.com, di sejumlah pasar, komoditi yang harganya terus naik diantaranya yaitu bawang putih, cabe merah, telur ras.
Di Pasar Babat, Sekaran, Sukodadi harga bawang putih yang minggu lalu Rp13 ribu perkilogram, saat ini  menjadi Rp15 ribu/kg atau ada kenaikan Rp2 ribu. Sedang cabe merah besar yang semula Rp 11ribu kini naik antara Rp12 ribu hingga Rp12.500. Kemudian telur ras yang sebelumnya Rp17 ribu rata-rata naik menjadi Rp18 ribu perkilogram.

Sejumlah pedagang mengaku tidak tahu penyebab kenaikan komoditi tersebut. Mereka terpaksa harus menaikkan harga barang karena harga kulakkannya juga naik.

“Harga kulakkannya pada naik mas, jadinya ya terpaksa kami ikut menaikkan harga jual,” ujar Muslimin pedagang bumbu di Pasar Babat. (tok)

Baca Juga :   Gerakan Pramuka Jembatan Menuju Indonesia Emas

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *