SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Ratusan rumah milik warga Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur porak poranda diterjang angin puting beliung yang disertai hujan, Selasa (22/10/2013) malam. Beruntung tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Selain mengakibatkan ratusan rumah rusak, angin puting beliung juga merobohkan dua rumah milik warga desa setempat. Puting beliung juga mengakibatkan aliran listrik ke desa tersebut terputus hingga membuat suasana malam gelap gulita.
“Ada 200 rumah lebih yang rusak, baik ringan, sedang maupun rusak parah hingg atapnya amblas. Selain itu ada dua rumah warga yang roboh,” kata Warsiman (35), warga setempat, Rabu (23/10/2013).
Dirinya menceritakan, angin putting beliung itu datang bersamaan hujan sekira pukul 15.30 WIB. Hanya dalam waktu 15 menit angin yang bertipu sangat sangat kencang itu telah membuat genting rumah warga beterbangan.
“Saat kejadian warga ketakutan dan lari ke tempat lapang,†kenang Warsiman.
Terpisah, Kepala Desa Bayemgede, Tarmuji, menyampaikan saat ini pihaknya berupaya untuk membantu warga yang yang rumahnya rusak. Namun pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa total kerugian akibat puting beliung.
“Ini masih kita data dan kita klasifikasikan tingkat kerusakan masing-masing. Untuk langkah awal tentu saja menyediakan penampungan sementara untuk warga yang rumahnya ambruk,” sambung Tarmuji.
Dirinya berharap, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro segera turun tangan untuk memberikan bantuan bagi ratusan warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin puting beliung tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Amir Sahid, menegaskan, pihaknya teleh menerjunkan tim untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan sementara kepada para korban.(rien)