Banyuurip Punya Potensi Peternakan Besar

sapi banyuurip

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tampaknya mempunyai potensi peternakan yang luar biasa. Catatan dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, saat ini ada sekitar 900 hewan ternak jenis sapi yang dipelihara warga.

Ratusan ternak tersebut, dipelihara warga dengan cara tradisional. Berada di rumah-rumah warga. Serta pakan diambilkan dari lingkungan sekitar, atau dengan cara membeli pakan dari tempat lain di luar desa setempat.

“Ada sekitar 900 ternak sapi, semua dipelihara warga secara tradisional,” terang Sekdes Banyuurip, Abdul Haris, kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (24/10/2013).

Selama ini peternakan yang dilakukan warga hanya sekedar sampingan saja. Belum ada keinginan untuk menjadikan peternakan tersebut bernilai ekonomis. Sehingga dia berharap dengan adanya pelatihan peternakan, maka warga desa mulai berpikir untuk menjadikan ternak sebagai penopang kehidupan lain.

“Selama ini baru ada bantuan kandang, akan lebih baik supaya bisa dilanjutkan dengan pelatihan bagaimana supaya bisa mengolah pakan dengan baik,” kata Haris.

Dengan ini, permasalahan pakan pada musim kemarau bisa diatasi. Apabila warga mampu menyimpan persediaan pakan pada musim penghujan, kemudian digunakan pada musim kemarau. Sehingga tidak terlalu banyak membutuhkan tenaga seperti saat ini.

Baca Juga :   Komisi VII Dorong Kementerian ESDM Prioritaskan Program untuk Masyarakat

Sementara Kasi Pertanian dan Peternakan Desa Banyuurip, Suwarno, mengatakan, kalau selama ini warga sebenarnya kesulitan dalam mencari pakan sapi. Pada saat kemarau, warga terpaksa mencari ke luar desa. Bahkan ada yang mencari hingga ke Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Widang, yang jaraknya tak kurang dari 40 kilometer.

“Ada yang sampai mencari jerami ke Plumpang sana, itu kan ada di perbatasan timur kota,” jelas Suwarno. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *