SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Jembatan Mbang Rombang, Desa Laju Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur,  yang saat ini kondisinya rusak parah sangat membahakan pengguna jalan. Pasalnya kerusakan jembatan tersebut terjadi hampir di separuh jalan pinggir jembatan.
Yaitu dengan adanya lubang menganga dengan diameter tak kurang dari 50 cm, serta ambrolnya sebagian jembatan tersebut. Selain itu, hingga sampai sekarang hanya ada penanda jalan sederhana berupa batu-batuan dan bambu saja.
Padahal jalan tersebut merupakan penghubung utama antara Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Senori. Dengan intensitas kendaraan yang tergolong ramai.
“Kalau malam ya tidak kelihatan, jadi bahaya. Apalagi sampai tidak hapal dengan daerah ini,” kata Doni (30), warga Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, yang setiap hari melewati jalan tersebut.
Dikonfirmasi mengenai masalah itu, Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Cunasiq, mengatakan, kalau pada tahun 2013 belum ada anggaran untuk melakukan perbaikan jembatan Bang Rombang. Untuk itu, pihaknya masih menunggu anggaran pada tahun 2014 mendatang.
“Anggaran tahun ini sudah ada plotingnya sendiri,” jelas Choliq melalui ponselnya.
Terkait tidak adanya penanda bahaya yang tidak memadai ditempat tersebut, Choliq mengatakan akan segera menurunkan petugas untuk melakukan pemasangan penanda bahaya.
“Segera, akan kita turunkan untuk memasang rambu bahaya,” tandasnya.(edp)