SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dampak pengeboran uji coba eksploitasi yang dilakukan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) di sumur Sumber 1 di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tampaknya mulai dirasakan petani setempat.
Tanaman jagung yang ada di sekitar pengeboran sumur sumber pertumbuhan tidak maksimal. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Sambonggede, Yemi Tristantono, kepada SuaraBanyuurip.com.
“Tanaman jagung yang ada di sekitar pengeboran pertumbuhannya tidak maksimal,†jelas Yemi, ketika bertemu dalam sebuah acara di Jalan Basuki Rahmat, Selasa (29/10/2013).
Dia mengatakan, hal itu terjadi pada tanaman dengan radius beberapa meter dari tempat pengeboran. Sementara tanaman yang lain, diketahui mengalami pertumbuhan yang semestinya.
“Saya tidak tahu ini faktor apa? Apa mungkin karena lampu yang ada di sekitar pengeboran yang sangat terang,†jelas Yemi.
Untuk itu Yemi meminta supaya perusahaan memperhatikan permasalahan ini. Karena selama ini, dia menilai, perusahaan baru memberi perhatian kepada warga setelah ada reaksi. Diantaranya dengan melakukan protes untuk menyampaikan tuntutan kepada perusahaan.
Sementara itu, disekitar lokasi pengeboran sumur Sumber 1 saat ini memang banyak petani menanam jagung. Â Selain jagung, tanaman lain adalah padi, tomat, mentimun, dan beberapa tanaman lain. Selama ini, daerah tersebut merupakan lahan pertanian yang subur. Dengan ketersediaan air pertanian yang melimpah. (edp)