SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Aswin Barata alias To Lyong (57), pria keturunan China ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya pada Rabu (30/10) dini hari. Diperkirakan warga Jalan Trunjoyo Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegro, Jawa Timur tersebut sudah meninggal tiga hari lalu.
Jasad korban pertama kali ditemukan adiknya, Kasno (45). Saat itu saksi curiga setelah beberapa hari Handphone (Hp) korban tidak bisa dihubungi. Karena tidak bisa dihubungi akhirnya saksi mendatangi rumah sang kakak.
Sesampainya dirumah korban, saksi tidak dapat masuk karena pintu terkunci dari dalam. Kemudian Kasno memaksa masuk ke rumah melalui genteng dan menemukan tubuh korban sudah membusuk.
“Setelah saya telfon berkali-kali nggak bisa, saya masuk rumahmelalu atap,” ujar Kasno di lokasi.
Data yang diperoleh, korban yang punyai usaha rumah makan ini sejak lima tahun terakhir tinggal sebatang kara setelah bercerai dengan istrinya. Sedangkan anak semata wayangnya memilih untuk tinggal bersama ibunya.
Petugas Kepolisian Sektor Kota Bojonegoro yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi. Polisi memperkirakan korban tewas sejak tiga hari sebelum ditemukan, sebab tubuh korban sudah mulai membusuk. Untuk memastikan penyebab tewasnya korban, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Sosodoro Djtati Koesoemo untuk diotopsi.(rien)