SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), menemukan kandungan hidrokarbon yang potensial saat melakukan uji pengeboran produksi di Sumur Sumber 1, Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“JOB PPEJ telah melakukan test DST-3 pada sumur eksplorasi Sumber-A1 dengan hasil yang bagus, yaitu mendapatkan hasil rate gas dengan choke 32/64†sebesar 6.6 MMSCFD dan kondensat 216 Barel per hari,†terang General Manager (GM) JOB PPEJ, Eddy Fritz Dominggus, melalui email yang diterima SuaraBanyuurip.com, Senin (4/11/2013).
Menurut Eddy, hal ini sama artinya dengan penemuan cadangan baru hidrokarbon nasional. Untuk itu, JOB PPEJ sebenarnya masih memerlukan waktu sekitar 3 hari lagi untuk melakukan uji pengetesan produksi.
“Untuk menghitung cadangan tersebut, kita masih memerlukan waktu sekitar 3 hari lagi,†tambah Eddy.
Setelah itu selesai, baru akan dilakukan lagi DST-4 yang membutuhkan waktu sekitar 1 minggu pada lapisan internal diatasnya. Dalam lapisan ini, biasanya lebih berpotensial daripada DST-3.
“Dimana data ini lebih berpotensi daripada lapisan diatasnya,†tambah Eddy.
Diketahui, saat ini aktifitas pengeboran sumur Sumber 1 dihentikan oleh warga Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Tuban. Alasan penghentian, karena selama ini warga banyak yang mengeluhkan rasa mual dan pusing akibat mencium asap dari lokasi pengeboran.
Selain itu, warga mengatakan banyak rumah yang rusak akibat getaran hebat yang ditimbulkan akibat aksi pengeboran.(edp)