JOB PPEJ Klaim Rugi 142 USD

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), mengklaim rugi sekira 142,058 USD. Kerugian itu akibat dihentikannya aktifitas pemboran Sumur Sumber 1  di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, oleh warga sumber beberapa waktu lalu.

“Biaya stand by selama tidak ada well testing dari tanggal 3 september sampai tanggal 5 Nopember (3 hari),” tulis General Manager (GM) JOB PPEJ, Eddy Fritz Dominggus, melalui Blackberry Messenger yang dia kirim kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (6/11/2013).

Nominal kerugian itu apabila dirupiahkan sekira Rp1,56 juta. Jumlah itu tergolong sedikit. Pasalnya selain itu merupakan kerugian selama tiga hari, juga termasuk biaya rig dan beberapa service lainnya selama pemboran dihentikan.

“Betul, hanya hari kerja saja yang hilang,” jawab Eddy, ketika SuaraBanyuurip.com menegaskan nominal kerugian JOB PPEJ.

Sementara itu, mulai pagi ini pemboran Sumur Sumber 1 kembali dilakukan JOB PPEJ setelah ada beberapa kesepakatan. Kesepakatan tersebut diantaranya adalah operator akan  memberikan gati rugi kerusakan rumah milik warga, pemberian layanan kesehatan selama well testing berlangsung, serta mengurangi suara gemuruh ketika pengeboran berlangsung.

Baca Juga :   Serangan Virus Corona Ancam Pendapatan Penambang Minyak Tradisional

Sebelumnya, sekira seratus warga Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, mendatangi lokasi pemboran Sumur Sumber 1 pada Minggu, 3 Nopember 2013 lalu. Mereka memaksa operator menghentikan pengeboran karena banyak dampak yang ditumbulkan. Seperti rumah warga rusak dan bau menyengat yang membuat warga pening dan mual.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *