SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mengeluhkan jalan poros desa mulai dari perempatan pasar Gayam sepanjang sekira 6 kilo meter (Km) kondisinya rusak yang sampai saat ini belum ada perbaikan.
Kondisi tersebut membahayakan bagi pengguna jalan yang sedang melintasinya. Karena, banyak lubang maut disepanjang jalan menuju lokasi We’ll Pad C, yang masuk wilayah proyek Engineering Procuremen and Construktion (EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu tersebut.
Seorang warga Gayam, Rakip, mengatakan, kerusakan jalan poros Desa mulai perempatan pasar Gayam menuju Dusun Gledegan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam itu terjadi sudah sejak dua tahun silam. Namun, hingga saat ini belum ada perbaikan. Sehingga, membuat jalur lalu-lintas yang menuju lokasi We’ll Pad C itu rawan terjadi kecelakaan.
“Sejak 2011 jalan sudah rusak hingga saat ini belum diperbaiki, dan warga harus berbelok belok kalau lewat jalan ini. Karena, banyak lubang yang menganga,” kata Rakip yang berdomisili di Dusun Kaliglonggong kepada Suarabayuurip.com, Minggu (10/11/2013).
Rakip menuturkan, kerusakan jalan itu sudah cukup lama dikeluhkan warga, dan pernah kubangan tersebut ditutup dengan pedel. Namun, sekarang sudah kembali rusak karena pedel habis dikikis air hujan yang beberapa hari ini mengguyur sekitar proyek Blok Cepu. Jalan tersebut berada ke arah selatan dari perempatan pasar Gayam.
“Semoga segera diperbaiki seperti yang terjadi di jalan perempatan pasar Gayam ke barat menuju We’ll Pad A tersebut. Siapapun yang bangun tidak menjadi soal. Baik Pemkab Bojonegoro ataupun Mobil Cepu Ltd (MCL) operator sumur minyak Banyuurip yang penting segera di bangun. Agar, arus lalu-lintas menjadi lancar,” imbuhnya dengan nada berharap.
Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Beged, Didik Arif Budiono, menyatakan, sudah sewajarnya jika warga banyak mengeluhkan kerusakan jalan yang juga menuju ke Kantor Camat Gayam tersebut.
“Semoga saja cepat dibangun, Mas. Karena, kalau jalannya baik tidak arus lalu-lintas saja yang lacar. Tetapi, juga perekonomian warga sekitar juga lancar,” sambung pria yang juga staf Kecamatan Gayam tersebut. (sam)