AJI Bojonegoro Monitoring Intimidasi Terhadap Media

aji

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bojonegoro bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Surabaya, Jawa Timur dan TiFa melakukan momitoring media terkait adanya indikasi intimidasi terhadap kinerja pers selama melakukan peliputan berita.

“Tujuannya dalam rangka memonitoring adanya intimidasi atau kekerasan kepada jurnalis,”kata
Perwakilan AJI Bojonegoro, Dedy Mahdi Asalafy saat berkunjung ke Redaksi Media Suarabanyuurip di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/11/2013).

Dia menjelaskan, secara garis besar, intimidasi bisa dilakukan berbagai cara. Baik dilakukan dalam bentuk fisik maupun secara halus karena adanya pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan.

“Apalagi dalam perkembangannya, saat ini jurnalis juga dituntut profesional dalam pemberitaan,” tambah dia.

AJI bersama sejumlah lembaga, lanjut dia, siap melakukan kerja sama dan melakukan pengawalan. Oleh karenanya, dia menghimbau agar media memberikan laporan jika dirasa menemui aksi intimidasi maupun intervensi.

“Kita harapkankan kerja samannya dari semua pihak,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut pasca kunjungan monitoring ini, AJI Bojonegoro akan menggelar audensi dengan para stakeholder. Seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim 0813, dan DPRD Bojonegoro.

Baca Juga :   Motor Vs Motor Satu Tewas

“Setelah itu, akan kita gelar juga talkshow ke radio, riset, dan membuka posko pengaduan,” papar Deddy.

Kedatangan AJI disambut oleh Manager program LIMA 2 B, M. Choirul Huda. Dalam sambutannya, dia mengatakan siap melakukan kerja sama dengan semua lembaga.

“Kami apresiasi sekali atas iktikad baik dari teman-teman AJI,” sambung Huda. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *