SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Dusun Temlokorejo-Kaliglonggong, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupeten Bojonegoro, Jawa Timur oleh operator migas blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), telah memberikan manfaat bagi warga setempat. Â Karena warga dapat dengan mudah menuju ke sawah tanpa harus melewati jalan sementara yang sebelumnya dialihkan ke proyek We’ll Pad C yang masuk wilayah proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip.
Seorang warga Dusun Temlokorejo, Solikin, mengatakan, dibangunnya jalan alternatif itu sangat bermanfaat dan membantu petani karena mereka dengan mudah menuju ke sawah.
“Alhamdulillah jalan ini cepat dibangun. Meskipun warga harus memutar untuk menuju sawahnya, namun tak menjadi soal. Karena warga bisa menggunakan alat transportasi yang disediakan MCL. Yakni sepeda motor dan mobil L 300,” kata Solikin kepada www.suarabanyuurip.com, Rabu (13/11/2013).
Pria yang berdomisili di Rukun Tetangga (RT) 36 itu mengungkapkan, selain membangun jalan, MCL juga membangun tembok penahan tanah (TPT) dan saluran air untuk memperkuat jalan alternatif.
“Sehingga saat musim hujan air bisa lancar, dan tidak akan mambek,” imbuh dia.
“Saya mengucapkan terimakasih atas dibangunnya jalan alternatif dan penyediaan alat transportasi. Karena dapat membantu petani dengan mudah untuk mengangkut hasil panennya,” sambung Tony, warga Temlokorejo lainnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Pelaksana Pembangunan (Timlak), Saifudin, mengatakan, tidak hanya jalan dan TPT saja yang telah dibangun. Namun, juga pembangunan dua jembatan yang masing-masing berukuran panjang 12×4,5 meter. Sedangkan untuk panjang TPT kurang lebih 300 meter, dan panjang jalannya sekira 2250 x 5,5 meter.
“Jalannya juga dibangun dengan pavingisasi, Mas. Insya Allah dalam waktu dekat pengerjaan akan segera tuntas,” jelas Saifudin yang juga tokoh masyarakat desa setempat.
Sekedar diketahui, jalan alternatif  yang dibangun sepanjang sekira 2250 x 5,5 meter itu merupakan pengganti jalan penghubung warga Temlokorejo ke Kaliglonggong atau sebaliknya yang terkena proyek EPC-1 Banyuurip, Blok Cepu. Pembangunan jalan ini merupakan salah satu enam item issu socio ekonomi yang disepakati MCL dengan Pemerintah Desa (pemdes Gayam). Dalam pengerjaannya, MCL menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) IDFoS, sebagai pendamping program .(sam)