Semifinal PTF Blora Larang Pemain Baru

futsal

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Panitia Press Futsal Tournament (PTF) Kabupaten Blora, Jawa Tengah melarang tim futsal yang masuk dalam putaran semi final maupun final untuk menambah pemain baru. Karena aturan itu telah disepakati bersama dengan peserta turnamen sebelum pertandingan dimulai.

“Setiap tim yang lolos semifinal hanya diperkenankan diperkuat pemain yang sebelumnya berlaga di pertandingan penyisihan,” tegas Ketua Panitia Abdul Muiz kepada www.SuaraBanyuurip.com, Rabu (13/11/2013).

Aiz-sapaan akrab Abdul Muiz- juga menjelaskan, sesuai hasil evaluasi babak penyisihan kemarin,  setiap tim juga wajib menggunakan kostum dilengkapi nomor punggung. Ini untuk memudahkan pencatatan pertandingan.

“Persyaratan administrasi pemain juga harus dilengkapi, misalnya kartu press dan atau kartu pegawai,” ungkap Wartawan Harian Suara Merdeka ini.

Dalam babak penyisihan pada Sabtu 9 November 2013 lalu, dari 7 tim yang hadir mengikuti tournament ada empat tim futsal yang lolos ke semi final. Tim tersebut adalah juara group A, Tim Futsal Wartawan dari Blora berhadapan dengan runner-up group B  Tim Futsal Wartawan dari Lamongan.

Baca Juga :   Siasat Polisi Tekan Kecelakaan di Jalur Nasional Tuban

Sementara Tim Futsal Wartawan Bojonegoro sebagai runner-up Group A akan berhadapan dengan Tim Futsal dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu sebagai juara group B. Ke empat tim itu akan berlaga di Gedung Olah Raga (GOR) Mustika Blora pada pada Minggu,(17/11/2013) mendatang, untuk merebutkan tropy dari Pertamina Asset 4.

Aiz berharap, pada laga semi final dan final nanti tidak ada gesekan fisik yang bisa menimbulkan ketegangan antar tim. Meskipun pada babak semifinal nanti persaingan antar tim dipastikan jauh lebih ketat.

“Bermainlah yang sportif. Jadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi dan mempererat persahabatan,” harap dia.

Dari pertandingan di babak penyisihan, panitia sangat apresiatif terhadap tim futsal dari Wartawan Lamongan yang membawa penyemangat dengan menghadirkan drumd band ala pendukung sepak bola.

“Itu patut dicontoh oleh tim lain yang masuk semifinal ini. Terlebih bagi tim tuan rumah yang masuk babak semi final,” ujar Aiz. (ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *