SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Operator Migas Blok Tuban, Joint Operation Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (JOBP-PEJ) menyiapkan dana sekira Rp 900 miliar untuk mempertahankan dan menambah produksinya.
Field Admin Superintendent JOB P-PEJ, Hananto Hananto Aji, mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk
mengebor 10 sumur baru dan 1 sumur eksplorasi.
“Kalau sumur baru itu agar produksi minyak bisa dipertahankan. Sedangkan sumur eksplorasi untuk menambah produksi,” kata dia kepada wartawan disela-sela kunjungan media gathering yang diselenggaran SKK Migas Jabamanusa, Kamis (14/11/2013).
Dia menerangkan, total sumur yang akan dibor sekita 11 sumur. Untuk sumur baru, rata-rata biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 9 miliar. Sedangkan sumur eksplorasi bisa lebih besar.
“Selain itu, kami juga telah menerapkan EOR (enhanced oil recovery) agar produksi tetap stabil,” ujar Hananto.
Rata-rata produksi minyak sumur tua saat ini produksi mencapai 1.000 barel per hari (BPH). Adapun dana yang yang dibutuhkan tiap sumurnya mencapai Rp300 miliar. (roz).