SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sulitnya mengakses informasi dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) Migas mendapat perhatian serius dari SKK Migas. Otoritas pemerintah dalam sektor Migas  ini akan membuka akses dari K3S di tengah iklim keterbukaan informasi publik.
Kondisi tersebut juga dirasakan awak media massa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Di wilayah tersebut ada K3S beroperasi yakni, Mobil Cepu Ltd (MCL), JOB P-PEJ, Pertamina EP Asset 4, Pertamina EP Cepu (PEPC), dan K3S lainnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro, mengatakan, masing-masing K3S memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang komunikasinya bagus, ada pula yang sulit dan cenderung tertutup.
“Ini tugas kami untuk menjewer mereka agar berkomunikasi yang baik, dan harmonis dengan wartawan. Jangan seperti Tom and Jerry,” tukas Elan Biantoro.
Dia menyatakan, jika K3S selama ini tidak terbuka dan transparan berarti tugas dari Humas SKK Migas sudah gagal. Inilah yang akan diperbaiki secara perlahan-lahan.
Dia menyampaikan, selama ini K3S mengirimkan release kepada SKK Migas tentang goreng saham agar sahamnya naik. Dan itu yang perlu mendapatkan kewaspadaan ekstra.
“Tapi jika media membutuhkan konfirmasi dari narasumber dimana jawaban tersebut tidak menimbulkan konflik wajib untuk menjawab, dan itu tugas kami,” pungkasnya. (rien)