SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Malang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyayangkan ulah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Migas yang memberikan berita rilis kepada media dengan tujuan untuk mempengaruhi peningkatan sahamnya.
“Tanpa saya sebutkan ada sebagian K3S yang menggoreng rilis berita agar sahamnya naik,” kata Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro disela-sela Gathering Media di salah satu Hotel di Malang, Jumat (15/11/2013).
Dia mengungkapkan, modus yang kerap dilakukan K3S Migas adalah dengan merilis pemberitaan yang tidak sesuai. Misalnya perusahaan minyak asing mengklaim telah menemukan cadangan migas dan telah melakukan tambahan produksi.
“Kami sering menemui seperti itu, padahal semua informasi juga berdasarkan persetujuan kami, karenanya kami tetap waspada,” tegas Elan.
Dia menghimbau, kontraktor migas untuk memberikan informasi yang benar dan bersikap terbuka pada media. Bahkan, pihaknya berencana akan mengoptimalkan peranan humas di SKK Migas disetiap perwakilan.
“Sekarang ini aturannya memang satu pintu,” tambahnya.
Menurut Elan, peranan humas diindustri migas dirasa penting, terlebih hingga saat ini terdapat 42 kontraktor yang perlu diawasi. Dari jumlah tersebut 13 sedang melakukan eksploitasi dan 28 yang sedang eksplorasi. (roz)