SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset 4 terus melakukan pemantauan kebocoran sumur tua D67 yang dikelola oleh warga secara tradisional, di Dusun Sendang Ilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur.
Selain itu Pertamina EP Asset 4 juga telah membuat langkah antisipatif jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan di sumur tersebut. Perusahaan negara ini juga berpesan agar warga tidak membuat api secara terbuka, atau merokok di sekitar lokasi sumur tersebut.
Legal dan Relations Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4, Arya Dwi Paramita, mengatakan, secara kontraktual kerja sama pengelolaan sumur tua di sumur D67 dikelola oleh KUD Usaha Jaya Bersama. Sedangkan, terkait dengan peristiwa kebocoran sumur tua itu masih terus dilakukan monitoring.
“Sementara ini kami masih memonitor proses penanganan yang dilakukan disana,” kata Arya Dwi Paramita melalui pesan pendek, Senin (18/11/2013).
Dia jelaskan, hasil pengukuran hydrocarbon gas di sekitar lokasi adalah nihil. Namun, tetap akan dilakukan pantauan secara intensif agar bisa diantisipasi jika terjadi hal yang merugikan masyarakat sekitar.
“Meski gasnya nihil, kita pantau. Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan bersama itu muncul,” terangnya.
Arya Dwi Paraamita, menghimbau, agar area sekitar lokasi semburan masyarakat tidak ada yang membuat api terbuka atau pun merokok.
“Kami menghimbau, agar area tersebut tetap berada kondisi steril. Selanjutnya, untuk pengelolaan sumur tua kami menghimbau untuk tetap berpedoman pada ketentuan yang ada. Seperti, peraturan menteri (Permen) ESDM 1, tahun 2008 dan ketentuan terkait lainnya,” imbuhnya menerangkan. (sam)