SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Kondisi jalan utama menuju Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram yang terletak di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah semakin rusak parah. Hampir semua badan jalan di sepanjang jalan itu berlubang.
Kondisi itu menjadikan para pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Apalagi bila sedang berpapasan lawan arah. Karena kerusakan jalan terjadi mulai dari pertigaan merah Desa Mulyorejo hingga lokasi menuju Lapter Ngloram.
“Meski sudah ada kabar akan dilakukan peningkatan dan pelebaran jalan karena ada rencana reaktivasi lapter Ngloram kembali. Tapi kini kondisinya rusak parah,” ujar Suyanto, warga Desa Kentong kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa,(19/11/2013).
Kerusakan jalan itu sudah sangat membahayakan para pengguna jalan. Sehingga untuk sementara diperlukan penanganan darurat.
“Itu bisa dilakukan dengan pengurukan terlebih dahulu untuk menutupi lubang jalan. Karena ada lubang yang hampir melebar ke semua badan jalan,” tambahnya.
Dari pantauan SuaraBanyuurip.com di lapangan, untuk jalan di sepanjang jalan mulai desa Kentong hingga Kapuan banyak ditemukan jalan yang berlubang. Bukan hanya itu, tepatnya di sebelah lapangan sepak bola di  Desa Kentong, kondisi jalan beraspal itu bagian tengahnya terlihat naik hingga ketinggian 10 sampai 15 centi meter. Sedangkan bagian kanan kiri menurun serta lubang menyebar di sepanjang jalan.
Disamping itu, memasuki sekitaran area persawahaan warga, ada lubang jalan tepat di tengah jalan yang kedalamannya mencapai hingga 15 centi meter secara merata dan memanjang. Untuk itu, pengguna jalan harus berhati-hati.
Demikian pula, memasuki Desa Kapuan juga ditemukan lubang dibeberapa titik. Kondisi itu membuat pengguna jalan sering terkecoh karena lubang jalan tergenang air ketika turun hujan.
Apalagi ketika akan melintas di atas perlintasan rel kereta api. Kondisi rel yang meninggi karena material koral yang dibiarkan berserakan tanpa diberi pemadat membuat pengguna jalan rawan terpelanting. Itu akibat perbaikan rel yang kondisi aspal perantara melintas di atas rel tidak diperbaiki kembali.
“Kita berharap kondisi jalan segera diperbaiki agar aktivitas warga bisa lebih nyaman kembali,” ujar Suyanto.(ali)