SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Setelah rampung melakukan uji coba produksi di sumur Sumber 1, Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), akan melanjutkan proses pengembangan lapangan Sumber dengan melakukan pengeboran deliniasi.
Pengeboran deliniasi ini, akan dilakukan untuk mengetahui seberapa luas lempengan bumi yang mengandung Migas di tempat tersebut.
“Pengeboran ini akan dilakukan di empat penjuru mata angin, untuk mengetahui seberapa luas lempengan bumi yang mengandung Migas,†jelas General Manager (GM) JOB PPEJ, Eddy Fritz Dominggus, kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (20/11/2013).
Sementara ini, operator memperkirakan ada sekitar 150 milyar kubik gas di sumur Sumber 1, jumlah ini diperkirakan akan bertahan sekitar 20 tahun. Apabila setiap hari sumur tersebut dieksploitasi sebsar 22 juta kubik.
“Coba diperkirakan sendirilah berapa puluh tahun itu,†katanya.
Jumlah ini dipastikan akan bertambah, apabila proses deliniasi ini rampung dilakukan. Sangat mungkin di tempat tersebut juga ditemukan kandungan minyak mentah. Karena, menurut pengalaman operator, dalam reservoar biasanya ditemukan gas, minyak mentah, dan juga air.
“Biasanya dalam lempengan yang ada di dalam bumi itu, operator menemukan gas, minyak mentah dan juga air,†katanya menerangkan.
Untuk itu alat yang berada di sumur Sumber 1 sekarang setidaknya mempunyai tiga fungsi, yaitu untuk mengebor air, minyak mentah, dan gas bumi. “Untuk waktu deliniasi ini biasanya lebih pendek dari eksplorasi, kita hanya mengecek seberapa besar atau luas kandungan Migas di bawah sini,†tandas Eddy. (edp)