IME Alihkan Isu Pembuatan Tenaga Listrik

Dirut IME

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro-  PT Inter Media Energi (IME), mitra Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) mengaku, ada dua hal faktual dalam skenario pelaksanakaan pembangunan fasilitas gas flare dari Lapangan Sukowati, Blok Tuban di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro.

Yakni kontrak yang menjadikan dasar adanya ketersediaan gas antara BBS dengan operator Lapangan Sukowati Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ)  dan beberapa pihaknya yang sebenarnya berakhir pada 2015.

“Disamping itu pada bunyi kontrak sebenarnya bilang apa adanya. Misal dari produksi gas awalnya 10 mmscfd (million standart cubic feet per day) ternyata tidak sebesar itu,” tegas Direktur Utama (Dirut) PT IME, Agustus Ino Nugroho kepada Bupati Bojonegoro Suyoto dan Tim Optimalisasi Kandungan Lokal di rumah dinas, Rabu (20/11/2013) .

Dia mengatakan, jumlah gas yang keluar belum jelas. Sehingga pihaknya mempertanyakan kepada JOB P-PEJ berapa kejelasan jumlahg  gas yang dikeluarkan.

“Ternyata dari hasil perkembangan kita, rapat sebelumnya per september yang dijanjikan adalah 2,3 mm  bukan 10 mm,” ujar Agustus, mengungkapkan.

Baca Juga :   Serapan Gas Domestik Hingga Juli Capai 3.716 BBTUD

Sehingga dengan jumlah gas yang sedikit tidak memungkinkan untuk memproduksi LNG. Karena sekarang ini untuk membuat LNG butuh waktu, sementara lain pihak butuh percepatan. Bahkan, JOB P-PEJ membutuhkan listrik dari PT Gazuma padahal perusahaan tersebut bukan perusahaan listrik.

“Itu berarti gas di lapangan Sukowati akan diolah di Tuban, nah kami cari cara bagaimana  gas tidak terbuang dari Bojonegoro,” sergahnya.

Dia menegaskan, yang terpenting sekarang bagaimana caranya JOB P-PEJ tetap memberikan gasnya kepada Bojonegoro. Yakni dengan cara memanfaatkan gas turbin untuk membuat tenaga listrik sekitra 6 MW untuk JOB P-PEJ.

“Sedangkan untuk infratruktur itu tergantung kita mau buat apa, cukup dengan pengurukan saja,” tandasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *