Serahterimakan Infrastruktur Enam Item Sosio Ekonomi

Serahterima

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Operator migas Blok cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) menyerahterimakan program pengembangan infrastruktur pavingisasi jalan untuk empat desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (21/11/2013). Infrastruktur public yang diserahkan ini merupakan salah satu enam isu sosio ekonomi yang disepakati MCL bersama pemerintah desa di sekitar proyek Banyuurip.

Empat desa itu adalah Desa Mojodelik, Gayam, Brabowan dan Bonorejo. Untuk infrastruktur di Desa Mojodelik yang diserahterimakan adalah pavingisasi jalan poros desa sepanjang 470 meter, jalan lingkungan sepanjang 2.830 meter, gorong-gorong 3 unit, Drainase sepanjang 1.976 meter, tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 1.443 meter.

Kemudian Desa Bonorejo, paving jalan poros sepanjang 1.300 meter, TPT sepanjang 1.598 meter. Desa Brabowan, paving jalan lingkungan sepanjang 480 meter, paving jalan poros desa sepanjang 550 meter. Kemudian Desa Gayam, TPT sepanjang 4.130 meter, paving jalan poros desa 2.299 meter, paving jalan lingkungan sepanjang 8.44 meter, gorong-gorong 15 unit dan penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 61 titik.

Dalam pelaksanaan program pengembangan peningkatan infrastruktur pavingisasi di empat desa itu MCL menggandeng lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Farabi sebagai pendamping pelaksana program.

Baca Juga :   Jalan Peralihan Bonorejo Mulai Diukur

Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Sandoyo, mengatakan, bantuan yang telah diberikan MCL ini dapat bermanfaat bagi warga, dan kedepan agar bisa lebih ditingkatkan lagi dari apa yang sudah terlaksana saat ini.

“Bantuan seperti ini jangan sampai putus saat ini saja. Namun harus ada kelanjutannya. Sesuai dengan komitmen yang dijanjikan agar dipenuhi,” kata Sandoyo saat membuka sambutan acara serah terima tersebut.

Sandoyo berharap, pembangunan infrastruktur yang diberikan MCL tidak hanya tertuju pada desa saja. Melainkan bantuan pembangunan infrastruktur lain semisal jalan mulai dari Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro menuju Kecamatan Gayam. Karena saat ini terliha sudah mulai tidak layak, dan membahayakan bagi pengguna jalan yang sedang melintasinya.

“Masa katanya kota minyak jalannya masih rusak sperti ini kan kurang baik lah,” imbuh Sandoyo disambut aplus tamu undangan yang hadir.

Direktur LSM farabi. M. Irfan, mengatakan, setelah dilakukan penyerahan ini maka kedepan juga harus diperhatikan perawatannya. Untuk lebih efisien dalam perawatan jangan sampai menunggu kondisi jalan rusah parah. Namun ketika baru rusak ringan secepatnya ditangani.

Baca Juga :   Dikabarkan Gandeng LSM Jakarta Gulirkan Ternak Kambing

“Jika program ini dirawat dengan baik pastinya juga akan terus lebih baik untuk kedepannya,” jelas Irfan.

Perwakilan MCL, Communications/Media Relations Advisors, Feni K. Indiharti, mengatakan, apa yang telah dilakukan MCL ini merupakan salah satu komitmen kemasyarakatan kepada warga desa di sekitar wilayah kerja.

“Program kali ini sebagai salah satu juga untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Termasuk SDM warga melalui sektor pendidikan. Program ini mulai dilakukan pada tahun 2012 silam dan diserah terimakan baru pada tahun 2013 ini,” kata Feni dalam sambutanya dihadapan tamu undangan yang hadir.

Camat Gayam, Hartono, mengatakan, dampingan-dampingan program seperti ini agar lebih ditingkatkan lagi. Sehingga dapat semakin meningkatkan perkembangan desa dibernagai bidang.

“Semoga kedepan MCL tetap meningkatkan berbagai program di desa sekitar Banyuurip. Tentunya tidak hanya program infrastruktur saja. Namun juga peningkatan kepada ekonomi warga melalui dunia usaha sesuai dengan keahlihanya masing-masing,” tandas Hartono.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *