Dilempar Air Seni Suporter Bola Keroyok BPD

gruduk-1

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Jengkel karena dilempar menggunakan air seni, puluhan suporter sepak bola asal Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, nyaris melakukan pengeroyokan terhadap anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa setempat, Jumat (22/11/2013).

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, mereka hampir mengeroyok Sambang, anggota BPD tersebut saat melakukan pertemuan di Balai Desa Leran Wetan. Beruntung anggota BPD tersebut langsung diamankan di Mapolres Tuban. Masih tak puas, mereka kemudian mendatangi Mapolres Tuban dengan mengendarai mobil pick up dan belasan kendaraan roda dua.

“Saya tidak terima, masa suporter dilempar dengan air seni ketika berada di depan rumahnya,” jelas Mukhtar (25), salah satu suporter sepak bola.

Cerita dari Muktar ketika di Mapolres Tuban, dia dan teman-temannya usai menjadi suporter kesebelasan desa ketika bermain di salah satu turnamen yang digelar di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Tuban.

Usai bertanding kemarin sore, mereka kemudian melakukan arak-arakan sebelum membubarkan diri. Termasuk melakukan konvoi di desa mereka sendiri. Tiba didepan rumah Sambang dengan dua lantai tersebut, dia dan teman-temannya dilempar menggunakan air kencing yang telah dibungkus dengan plastik.

Baca Juga :   Perhubungan Darat Pastikan Kesehatan Penumpang Sebelum Berangkat

“Tidak tahu, tiba-tiba saya dan teman-teman dilempar menggunakan air kencing dari lantai atas oleh Sambang,” lanjut Mukhtar.

Bukan hanya Muktar yang terkena air kencing itu, beberapa teman lain dia yang berada dalam satu truck tersebut juga terkena bau pesing. Hal inilah yang memicu kemarahan mereka hingga melakukan pertemuan di balai desa. Bahkan sampai mengejar anggota BPD tersebut ke Mapolres Tuban pada pagi hari ini.

“Dia anggota BPD, kenapa tidak mengayomi kami,” jelasnya.

Beruntung saat di Mapolres Tuban mereka tidak melakukan perbuatan anarkis. Mereka berhasil ditenangkan oleh beberapa perwira polisi saat berada di halaman depan Polres Tuban. Yang mengajak perwakilan dari pemuda tersebut untuk membicarakan masalah ini.

Sementara itu, belum diketahui motif dari pelemparan air kencing dari puluhan pemuda ini. Informasi sementara yang berkembang, hal ini dikarenakan adanya ketegangan karena pemuda desa setempat meminta salah satu bidang tanah desa untuk dijadikan tempat olahraga. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Harga Bahan Pokok Pangan Naik, Kadisdagkop UM Bojonegoro Lakukan Sidak dan Monitoring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *