SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
 Tuban – Apa yang dilakukan aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Tuban, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Tuban, Jawa Timur, kali ini terbilang efektif. Tidak seperti biasanya, mereka melakukan razia sejumlah hotel pada pagi hari, Minggu (24/11/2013).
Mereka mendatangi hotel melati yang ada di Tuban satu per satu sejak pukul 05:30. Hal itu sengaja dilakukan sebelum tamu hotel ke luar melakukan cek out.
“Kita sengaja melakukan razia pada pagi hari,†terang Kasi Operasi Satpol PP Tuban, Irianto, saat melakukan razia.
Dia menjelaskan, selama ini razia yang dilakukan pada malam hari kerap tidak membuahkan hasil. Di samping dugaan informasi telah bocor, juga pasangan selingkuh akan masuk ke dalam hotel pada dini hari. Atau menunggu petugas yang melakukan razia usai mendatangi hotel-hotel tersebut.
“Jadi kita razia saat bangun tidur, sebelum tamu hotel ke luar,†tambah Irianto.
Hasilnya, mereka menjaring sedikitnya 9 pasangan bukan berstatus suami istri yang ada di dalam kamar hotel. Dari hotel Jawa Timur sebanyak 3 pasangan, 4 pasangan yang berada di hotel Slamet, serta 2 pasangan berasal dari hotel Irwan. Mereka dibawa petugas karena tidak mampu membuktikan bahwa mereka adalah Pasutri.
“Kita akan lakukan ini secara berkala, untuk menekan adanya penyakit masyarakat,†tambah Irianto.
Kesembilan pasangan tersebut, saat ini masih berada di Mapolsek Kota, Tuban. Mereka akan didata dan dilakukan pembinaan. Selain itu, mereka akan dikenakan dengan pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring). (edp)